Tampilkan postingan dengan label Konsumsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsumsi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Mei 2024

Makan Buah Salak Tanpa Dibersihkan Masih Ada Serabut Berbahaya: Mitos atau Fakta?




Mengonsumsi buah salak tanpa harus membersihkan kulit arinya sebenarnya tidak berbahaya. Justru, ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari buah salak, baik bagian daging maupun kulit arinya. Berikut beberapa manfaat buah salak untuk kesehatan:

  1. Membantu Mengontrol Diabetes: Buah salak mengandung nutrisi yang dibutuhkan pengidap diabetes. Kandungan asam asetat dan antioksidan di dalam buah salak juga mempunyai potensi antidiabetik. Ini artinya, kandungan tersebut bisa membantu meningkatkan kerja dan fungsi dari kelenjar pankreas dalam membuat hormon insulin.

  2. Meningkatkan Memori: Kandungan mineral dan berbagai bahan aktif dalam buah salak membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Ini termasuk beta-karoten, pektin, dan potasium. Buah salak juga membantu mengurangi stres oksidatif serta menurunkan risiko yang berkaitan dengan masalah kesehatan neurodegeneratif.

  3. Melancarkan Pencernaan: Meskipun banyak yang percaya bahwa salak menyebabkan sembelit, sebenarnya mengonsumsi buah salak tanpa membersihkan kulit arinya bisa membantu melancarkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Baik bagian daging maupun kulit ari dari buah salak memiliki kandungan nutrisi seperti kalsium, serat, flavonoid, saponin, tanin, dan beta karoten yang sangat baik untuk kesehatan.

Ingatlah untuk mengonsumsi buah salak secara teratur dalam jumlah yang tepat dan jangan mengonsumsi buah salak tanpa kulit arinya agar Anda tidak kehilangan manfaat beberapa zat gizi. Semoga informasi ini bermanfaat! 🍎🌟

Makan Jeruk Tanpa Dibersihkan Masih Ada Serabut Berbahaya: Mitos atau Fakta?



Sebenarnya tidak berbahaya untuk mengonsumsi jeruk tanpa membersihkan serabut putihnya. Bahkan, ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan memakan serabut putih pada jeruk. Berikut adalah tiga manfaat penting dari serabut putih pada jeruk:

  1. Sumber Serat: Serabut putih pada jeruk mengandung serat yang tinggi. Jeruk sendiri adalah buah yang kaya serat, dan jika Anda mengonsumsinya dengan menghilangkan serabut putih, maka kandungan serat dalam buah jeruk akan berkurang. Menghilangkan serabut putih bahkan dapat mengurangi hingga 30 persen kandungan serat pada buah ini. Pektin, jenis serat yang terdapat dalam serabut putih jeruk, membantu melancarkan sistem pencernaan dan mengikat kolesterol serta trigliserida berlebih.

  2. Sumber Vitamin C: Serabut putih pada jeruk mengandung jumlah vitamin C yang hampir sama dengan daging buah jeruknya. Mengonsumsi jeruk bersama serabutnya akan memperkaya asupan vitamin C Anda. Vitamin C membantu menjaga kesehatan kulit, melawan kerusakan kulit akibat matahari dan polusi, serta berperan dalam produksi kolagen kulit.

  3. Kaya Antioksidan: Serabut putih jeruk mengandung flavonoid, terutama naringenin dan hisperidin. Kedua zat ini memberikan perlindungan bagi sistem kekebalan tubuh, membantu mencegah peradangan, dan melawan penyakit infeksi.

Jadi, sebaiknya jangan mengupas serabut putih pada jeruk saat memakannya. Nikmati jeruk secara utuh untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih baik! 🍊

Sumber:

Minggu, 19 November 2023

Cara Membuat Minyak Goreng Bekas Jadi Jernih dan Bisa dipakai lagi hanya dengan 6 Bahan Ini



I. Pendahuluan :

Minyak goreng bekas yang sudah keruh dan kotor seringkali menjadi masalah bagi kita. Selain tidak enak dipandang, minyak goreng bekas yang sudah keruh juga bisa mengganggu kesehatan. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari cara untuk menjernihkan minyak goreng bekas agar bisa digunakan kembali. 

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menjernihkan minyak goreng bekas:

1. Menjernihkan minyak jelantah dengan nasi

Siapkan segenggam nasi putih yang sudah dikepal. Masukkan nasi ke minyak goreng bekas yang sudah nggak panas. Bolak-balik kepalan nasi tersebut hingga kotoran pada minyak menempel di nasi. Setelah remah kotoran minyak menempel pada nasi, minyak goreng akan lebih jernih dan siap dipakai kembali.

2. Endapkan minyak goreng semalaman

Mendiamkan minyak goreng bekas semalaman akan membuat kotorannya turun ke bawah. Setelah diendapkan semalaman dan kotorannya turun, pindahkanlah ke wadah lain untuk digunakan kembali. Ingat, jangan sampai teraduk lagi dengan remahannya, ya! 

3. Menjernihkan minyak goreng bekas dengan kulit pisang

Kulit pisang dapat memisahkan remahan kotoran pada minyak goreng bekas sehingga bisa jernih kembali. Bersihkan kulit pisang dan potong hingga halus. Letakkan kulit pisang di atas saringan dan sediakan wadah di bawahnya. Tuang minyak goreng bekas di atas saringan hingga masuk ke dalam wadah. Diamkan selama beberapa saat hingga minyak goreng menjadi jernih.

4. Menjernihkan minyak goreng bekas dengan serai

Caranya cukup mudah, Anda bisa memanaskan terlebih dahulu minyak bekas tersebut. Kemudian memasukkan serai yang sudah digeprek dalam minyak jelantah. Diamkan serai dalam minyak selama dua jam. Setelah itu, keluarkan serai dan aroma minyak goreng akan hilang. Sehingga minyak bekas bisa digunakan kembali untuk memasak.

5. Menjernihkan minyak goreng bekas dengan tepung

Kamu hanya perlu menyiapkan tepung kanji atau tepung tapioka, kemudian campurkan tepung dengan setengah gelas air. Aduk-aduk hingga tepung larut. Sembari melarutkan tepung, panaskan terlebih dahulu minyak goreng bekas yang akan dijernihkan. Jika minyak sudah mulai panas, tuang larutan tepung tapioka ke dalam minyak tersebut. Aduk-aduk hingga merata. Setelah itu, diamkan selama beberapa saat hingga minyak menjadi jernih. Saring minyak goreng tersebut dengan saringan halus.

6. Menjernihkan minyak goreng bekas dengan Kentang 

Anda dapat menggunakan kentang untuk menjernihkan minyak goreng bekas. Caranya adalah dengan mengupas kentang terlebih dahulu, kemudian memotongnya dengan ukuran yang sama1. Setelah itu, masukkan kentang ke dalam minyak goreng bekas yang sudah dipanaskan dan aduk secara merata hingga semua kotoran sisa makanannya menempel2. Namun, perlu diperhatikan agar kentang tidak gosong saat menjernihkan minyak jelantah. Hal tersebut bertujuan agar minyak goreng tetap jernih.

II. Kesimpulan :

Memberikan beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk menjernihkan minyak goreng bekas, seperti nasi, kulit pisang, dan kentang. Bahan-bahan ini bisa menyerap sisa remahan dan bau dari minyak goreng.

Menjelaskan cara menggunakan bahan dapur tersebut, seperti menghaluskan kulit pisang, memasukkan nasi ke minyak panas, dan mengupas dan memotong kentang. Cara-cara ini bisa membantu mengangkat kotoran dari minyak goreng.

Memberikan beberapa aturan yang perlu diperhatikan jika ingin memakai kembali minyak goreng bekas, seperti menjaga suhu minyak tidak terlalu panas, menyaring minyak goreng bekas, dan menyimpan minyak goreng bekas di tempat gelap. Aturan-aturan ini bisa membantu menjaga kualitas dan kesehatan minyak goreng. [Ref : satu | dua | tiga | empat | lima]

Senin, 05 September 2022

Cara Menyimpan Sawi Putih, Biar Segar dan Tahan Lama



Sawi putih biasanya dijual dan dibeli dalam bentuk utuh. Kalau kamu sering menyisakan irisan sawi putih atau berniat membuat sawi putih utuh dalam jumlah banyak.

Simak cara menyimpan sawi putih dengan benar agar segar dan tekstur renyahnya tahan lama. 

1. Jangan dicuci

Jangan cuci sawi putih yang akan disimpan. Mencuci sawi putih bisa membuatnya cepat membusuk sehingga bisa menghilangkan vitamin C. Maka dari itu, lebih baik simpan sawi putih dalam keadaan belum di cuci. Kalau kamu merasa sawi putih yang kamu beli memiliki banyak kotoran halus di sekitarnya, kamu bisa membersihkannya menggunakan tisu dapur. 

2. Simpan dalam kantong plastik

Ada cara simpan sawi putih utuh adalah dengan cara membungkus sawi dengan kantong plastik bersih. Simpan sawi di laci dalam lemari es. Sawi putih akan tahan hingga dua bulan lamanya.

3. Simpan sawi putih iris di dalam plastik zip lock

Dikutip dari Fine Cooking, kalau kamu terlanjur mengiris sawi putih, cukup simpan di dalam plastik zip lock. Pastikan kantong plastik bisa ditutup rapat. Simpan di laci dalam lemari es yang jauh dari bahan masakan berbau tajam. 

4. Simpan menjadi makanan fermentasi

Selain disimpan dalam keadaan masih mentah, kamu juga bisa menyimpan sawi putih dalam keadaan matang. Yaitu dengan cara diolah menjadi makanan fermentasi. Kamu bisa mengolah sisa sawi putih menjadi kimchi khas Korea, seperti yang dilansir dari laman Kitchen Stories. Pastinya, kamu bisa tetap menikmati sawi putih segar dengan bumbu kimchi dalam waktu yang cukup lama. Kamu juga bisa menikmati kimchi dengan aneka masakan seperti mi rebus. (kompas.com)



https://bit.ly/3JofyuF